Selasa, 04 Maret 2014

Day 2 : Winter Korea Trip - Nami Island

Sehari sebelumnya, Ahjumma penjaga Sevel sudah mewanti - wanti bahwa hari berikutnya suhu akan lebih dingin. Pagi itu , saya sudah siap dengan pakaian yang lebih dobel-dobel lagi mengingat  aktivitas kami akan lebih banyak outdoor. Baju yang saya pakai terdiri dari 4 lapis yaitu, longjohn, kaos, sweater, kemudian yang terakhir coat sedangkan untuk bawahan terdiri dari celana longjohn, legging, dan jegging ditambah thermal socks untuk melindungi telapak kaki.  Begitu cek accuweather, benar saja suhu sudah mencapai -10c, brbrrrrrr. Usai sarapan, sekitar pukul 9 pagi mulai berangkat, tujuan kami hari ini adalah Nami Island dan malamnya akan nonton Nanta Show. 



Nami Island
Pulau Nami terletak di daerah Chuncheon, Gangwon-do. Pulau ini terkenal sejak dijadikan tempat syuting serial drama Winter Sonata. Untuk mencapai pulau ini bisa dengan beberapa cara, yang pertama cara termudah dengan naik shuttle bus dari Insadong atau Jamsil dengan membayar sebesar 23.000 won (bus+ferry+tiket masuk Nami), dan yang kedua adalah naik Subway ke Gapyeong Station kemudian lanjut naik taksi ke pelabuhan total menghabiskan sekitar 13.000 won (subway+taksi+ferry+tiket masuk). Saya dan teman-teman memilih untuk opsi ke2, just simply because it's cheaper ^^. Pilihan yang kedua ini sebenernya memang agak ribet dan makan waktu tapi demi ngirit, kami pun jalani. Rute subway kami dapat melalui aplikasi android, Metroid HD, yang menyenangkan dari aplikasi ini adalah kita tidak perlu koneksi internet untuk melihat rute subway yang kita tuju. Berikut ini rute yang ditempuh dari Myeongdong station ke Gapyeong Station :
Myeongdong st --> Dongdaemun st. --> Hoegi st. --> Mangwoo st --> Gapyeong st
Kedinginan nunggu kereta
Tantangan terbesar dari menempuh rute ini adalah saat menunggu kereta di upper platform yang terbuka, di cuaca yang super dingin. Setelah tiba di Gapyeong station, lanjut naik taksi argo yang sudah berjajar didepan station, untuk sampai pelabuhan ferry Nami membayar skitar 3rb won. Setibanya di pelabuhan kemudian membeli tiket ferry + tiket masuk pulau Nami. Total waktu perjalanan yang ditempuh kurang lebih 2 jam, akhirnya sampai di pulau Nami.
@ Gapyeong Station, Silau tapi dingin
Welcome to Naminara Republic :)


Nemu Saljuuu *Norak

Bagi yang muslim, tersedia mushola dan kedai halal di pulau ini. Letak kedai ini agak nyempil dekat mushola, tepatnya setelah mushola ada jalan ke kiri, kedai tersebut pas setelah belokan tersebut. Nanti akan saya bahas di postingan terpisah mengenai kedai ini *kalo gak males :) . Usai menunaikan sholat dan makan, lanjut explore pulau *baca : foto-foto, dan akhirnya setelah berjalan lama menemukan spot fenomenal dari serial Winter Sonata. Jam sudah menunjukkan pukul 4 sore, kami harus bergegas untuk menyeberang dan kembali ke Seoul karena pukul 19.30 harus sudah tiba di Nanta theatre. 
Nami
Winter sonata
Mushola di Nami


Nanta Show
Dengan nafas yang tersengal-sengal dan mendadak asma kakak saya langsung kambuh karena berlari dari station menuju theatre, akhirnya kami bisa tiba ontime untuk menukarkan tiket yang sudah dibeli scara online di web nanta dan mendapat diskon 30%. Nanta show adalah penampilan tanpa percakapan yang mengkombinasikan traditional korean beat dan drama komedi dengan berlatar belakang dapur dan masak memasak. Selama kurang lebih 1 jam , disuguhi dengan pertunjukan yang atraktif, lucu dan bahkan penonton pun diajak untuk ikut berpartisipasi. Pertunjukan yang menghibur walaupun mahal menurut saya .
Nanta

Usai menonton Nanta, area myeongdong masih ramai, kami pun berpencar untuk memenuhi hasrat belanja masing-masing :)) FYI, Myeongdong shopping area ini terdiri dari toko-toko yang berjajar didominasi oleh berbagai merk beauty care mulai dari Etude, Skin food, Tony Moly, Shara shara, Nature Republic dll dengan harga yang jauh lebih murah daripada di Indonesia. Selain beauty care, juga terdapat gerai pakaian terkenal seperti H&M dan Uniqlo dan tentu tidak ketinggalan jejeran penjual jajanan khas Korea juga memadati area ini. Diatas pukul 11 malam toko-toko disini mulai tutup, kami pun kembali ke hostel.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar